Attack Type / Tipe Serangan di DOTA 2

by Akela Gulshan Pahu on Juni 15, 2021

Setiap Auto Attack di DOTA 2, entah dari jungle creep, hero, tower, ataupun unit yang di summon mempunyai tipe serangan yang berbeda-beda. Tipe serangan ini memengaruhi damage kepada unit lainnya. Bisa jadi damage akan menjadi lebih besar, begitupun sebaliknya. Tanpa berlama-lama lagi, langsung saja ke pembahasan bro!.

1. Basic Type

Unit yang memiliki Basic Type yaitu sebagian besar jungle creep dan juga unit yang di summon oleh hero. Contohnya, Mud Golem dari jungle, ataupun Eidolon yang di summon dari skill Demonic Conversion milik Enigma. Nah, Basic Type ini akan melakukan damage yang lebih kecil terhadap bangunan seperti Tower atau Barrack, Siege Creep dan Hero. Jadi, unit yang sudah disebutkan tadi ketika diserang oleh Basic Type pasti akan kurang sakit. Jangan berharap kalau unit Basic Type ini bisa membunuh hero yang keras ya gan.

2. Pierce Type

Lanjut ke tipe yang ke-2, disini ada yang Namanya Pierce Type. Apa saja unit yang bertipe ini sih? Pierce Type ini dimiliki oleh sebagian kecil jungle creep, contohnya Giant Wolf, kemudian Ranged Creep, dan beberapa Summoned Units seperti Plague Ward milik Venomancer atau Serpent Ward milik Shadow Shaman. Kelebihan dari Pierce Type ini yaitu damage yang dihasilkan terhadap Lane Creep ataupun Jungle Creep akan lebih besar. Tetapi, damage yang dihasilkan terhadap bangunan, Siege Creep, dan juga Hero akan menjadi sangat lemah. Jadi, Pierce Type ini sangat cocok dijadikan alat untuk farming Jungle Creep ataupun Creep Lane karena output damagenya lebih besar, tapi kurang cocok dijadikan sebagai pembunuh hero ataupun bangunan. Jadi, di spam aja gan skillnya Venomancer untuk ngabisin jungle. Dijamin cepet tajir!

3. Siege Type

Lanjut, sekarang ada lagi Siege Type. Tipe ini dipakai oleh semua tower di DOTA 2 dan juga Siege Creep. Apa sih kelebihannya? Siege Type ini akan menghasilkan damage yang lebih besar ketika menyerang bangunan, seperti Towers dan juga Barracks. Siege Type ini juga akan menghasilkan damage lebih besar terhadap Siege Creep. Tapi, Siege Type ini akan berkurang damagenya ketika menyerang Hero. Unit apa sih yang punya Pierce Type? Hanya ada 2 bro, yaitu Tower dan Siege Creep. Jadi, mereka spesialis penghancur bangunan bro! Butuh bantuan push tower? Panggil saja Siege Creep! Hahah. Nah, inilah gan alasannya kenapa Siege Creep cepat hancur ketika diserang tower.

4. Hero Type

Oke, inilah tipe yang terakhir, yaitu Hero Type. Dari namanya saja sudah tahu dong? Ya, Hero Type ini dimiliki oleh semua hero di DOTA 2. Tapi tidak hanya hero saja, beberapa creep jungle seperti Hellbear Smasher dan juga summon tertentu seperti Skeleton dari skill Vampiric Spirit milik Wraith King ataupun Golem dari skill Chaotic Offering milik Warlock. Hero Type ini mempunyai keunikan yang tidak dimiliki Attack Type lainnya, yaitu tidak ada pengurangan damage sama sekali ketika menyerang hero. Tetapi, damage dari Hero Type akan dikurangi saat menyerang bangunan dan juga Siege Creep. Nah, tahu kan kenapa harus susah payah untuk last hit Siege Creep? Hahaha. Sekarang bisa lebih perhitungan dong, ya kan?

Nah, itulah semua Attack Type yang ada di DOTA 2. Setiap Attack Type mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Ada yang cocok digunakan untuk push, ada yang lebih cocok untuk farming, ada juga yang lebih baik digunakan untuk membunuh hero. Dengan mengetahui Attack Type ini, kalian jadi bisa menggunakan unit dengan Attack Type dengan lebih efektif lagi.

References

Liquipedia.net. liquipedia Dota 2 Diakses pada tanggal 12 Juni 2021.

Dota2fandom.com. Dota 2 WIKI Diakses pada tanggal 12 Juni 2021.