7 Kesalahan Umum Dalam Menjalankan Digital Marketing

by Muhammad Firmansyah on Mei 22, 2021

Digital Marketing adalah suatu pemasaran/promosi sebuah merek/produk dengan menggunakan media online. Tujuan dalam digital marketing ialah meningkatkan area pasar sehingga didapatkan lebih banyak pembeli. Dalam dunia usaha apapun, digital marketing merupakan hal yang harus diperhatikan karena semakin berkembangnya teknologi semakin tinggi pula traffic di dunia digital. Tentunya, agar lebih banyak pembeli kita harus mengetahui dimana letak orang berkumpul?. Kita tidak akan mungkin berjualan di kuburan, pastinya kita akan berjualan di pinggir jalan, di pasar, atau di depan gedung DPR. Chuakss.

Terdapat sebuah pepatah yaitu "hanya kedelai yang jatuh ke lubang yang sama. Memang pepatah ini terlihat agak kasar, tetapi nabi Muhammad SAW pun bersabda bahwa seorang mukmin tidak akan masuk ke dalam lubang yang sama dua kali. (Shahih Muslim No. 5317). Nah, maka dari itu sebelum melakukan digital marketing, kita bisa belajar terlebih dahulu kesalahan-kesalahan apa yang biasa terjadi sehingga kita tidak terjatuh ke dalam lubang yang sama.

Terdapat 8 kesalahan umum dalam menjalankan digital marketing yaitu sebagai berikut.

1. Tidak Memiliki Tujuan yang Jelas

Segala sesuatu yang akan kita lakukan harus memiliki objektif yang jelas. Apabila anda tetap bersikukuh untuk menjalankan digital marketing tanpa tujuan yang jelas, bersiaplah untuk menghabiskan uang lebih banyak dengan hasil yang tidak maksimal.

2. Tidak Memiliki Rencana yang Jelas

Seseorang yang akan melakukan digital marketing harus memiliki rencana yang jelas. Mengapa? karena dengan adanya rencana yang jelas, kita bisa mengetahui hal yang telah kita raih dan yang belum. Dengan mengetahui kedua hal itu, tentunya kita bisa mengevaluasi diri.

Tanpa rencana, kita hanya seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Meskipun ada chance menemukan jarum tersebut tetapi chance tersebut tentunya sangat kecil dan perlu waktu yang cukup panjang.

3. Tidak Serius

Tentunya keseriusan dalam melakukan digital marketing merupakan faktor penting juga. Dengan membenamkan diri untuk serius, maka kita pastinya mencari tahu segalanya sampai pada akarnya. Pada akhirnya, kita mengerti bagaimana membuat konten yang bagus, bagaimana cara menarik perhatian para penonton dan membuat bisnis kita semakin dikenal banyak orang.

4. Tidak Adanya Spesialisasi

Bisnis zaman sekarang memliki banyak keanekaragaman. Hal ini membuat bisnis yang generik atau mainstream bukanlah pilihan yang tepat. Dibutuhkan hal-hal yang spesial, unik, berbeda dengan yang lain. Dengan membuat kue yang sangat lembut dibandingkan dengan toko sebelah akan membuat citra "kue lembut" tertanam pada toko kita. Sehingga ketika seseorang ingin membeli kue dengan tekstur yang lembut, maka toko kitalah yang akan mereka datangi tanpa perlu berpikir dua kali.

5. Beranggapan Digital Marketing Adalah Jalan Pintas

Banyak sekali orang berpikir bahwa digital marketing adalah jalan pintas menjadi kaya. Banyaknya media massa yang memberitakan perusahaan A meraup keuntungan besar dari digital marketing, membuat banyak orang teriming-imingi untuk melakukan digital marketing. Padahal perusahaan A tersebut telah membangun digital marketing bertahun-tahun lamanya. Dari situlah kita harus mengetahui bahwa segala sesuatu memiliki proses. Jalan pintas itu tidak ada, kecuali anda punya orang dalam (haha).

6. Tidak Fokus

Ketika menjalankan digital marketing, ada kalanya anda menemui jalan hampa, tidak ada hasil yang terlihat. Di platform ini kok sepi ya ? kenapa di platform ini incomenya kecil banget ya?. Pertanyaan-pertanyaan itu akan muncul di benak kalian. Akhirnya, kalian pun memutuskan untuk berpindah platform. Hal itulah yang membuat anda tidak fokus. Dapatkan berlian pada satu platform terlebih dahulu barulah kalian boleh berpindah ke platform lain.

7. Tidak Menyampaikan Komunikasi Dengan Baik

Karena mempromosikannya di dalam dunia digital, para penonton tidak akan mungkin bisa berinteraksi secara langsung, mereka tidak akan mungkin memegang produk kita. Maka dari itu, mengkomunikasikannya baik secara visual maupun teks merupakan hal yang sangat penting. Ketika anda ingin mempromosikan minuman berenergi, anda bisa menyampaikan minuman tersebut lewat video yang berisikan tentang seorang kakek yang awalnya berjalan lambat. Setelah meminum minuman berenergi, kakek itu pun bisa berlari layaknya seorang pelari marathon.

References

Indonesiax.co.id. 2020. Digital Marketing With Social Media. Diakses pada tanggal 23 Mei 2021.

Wikipedia. 2021. Pemasaran Digital. Diakses pada tanggal 22 Mei 2021.